Selasa, 13 November 2012
Minta Waktu Untuk Berpikir
Kaget dong, mendapatkan pernyataan cinta dari dua cowok keren di sekolah dalam waktu berdekatan. Eits… jangan langsung dijawab. Memang keduanya gebetan yang diincar sejak lama. Tapi, kita nggak boleh terburu-buru dalam memberikan jawaban. Salah-salah kita bisa punya dua pacar, deh. Minta waktu beberapa hari untuk kita menyatakan perasaan. Soalnya, harus dipikirkan cowok mana yang terbaik buat kita.
Jangan Menjadi PHP
Mentang-mentang “ditembak” dua cowok populer, kita jadi kepedean. Seenaknya mengajak keduanya untuk ngedate, walau belum jadian. Belum lagi, ada ucapan selamat tidur dan panggilan sayang untuk mereka. Hmm…bisa-bisa mereka salah sangka, tuh. Bahkan, bisa saling berantem hanya gara-gara sikap kita. Stop it! Lebih baik kita menjauh dulu dari keduanya sampai menemukan pilihan yang tepat. Ingat, kita nggak bisa memiliki dua-duanya. Nggak mau dong, dicap sebagai PHP.
Anti Membanding-bandingkan
Cowok paling nggak suka punya saingan. Apalagi kalau cewek yang disuka membandingkannya dengan cowok lain. Membicarakan cowok lain di depannya saja bisa membuat naik pitam dalam sekejap. Hati-hati, deh. Bisa-bisa keduanya malah ilfil dengan kita.
Cari yang Tepat
Don’t judge a book from its cover! Oke, kedua gebetan kita memang keren seperti cowok-cowok One Direction. Tapi, masa sih, kita cuma melihat tampangnya saja. Coba cek deh, kelebihan masing-masing gebetan. Cari yang paling bisa membuat kita nyaman dan bahagia. Jangan lupa, cowok juga harus bisa diandalkan dalam segala situasi.
Mari Berteman
Pilihan sudah ditetapkan. Kita harus berani bicara ke cowok yang akan kita tolak. Ajak ngobrol baik-baik dan ungkapan secara perlahan. Ajak dia menjadi teman dekat kita. Tapi, jangan kaget kalau dia nggak bisa menerima penolakan kita. Mungkin untuk beberapa waktu, ia akan marah dan menjauhi kita. Beri dia ruang dan waktu. Setelah kemarahannya mereda, ajak berteman lagi.Ayu – Foto: Junos/Beyond/Corbis/ClickPhotos
Senin, 12 November 2012
Tunjukkan Penampilan Keren
Nggak bisa dipungkiri, penampilan fisik penting banget. Kalau kata pepatah, dari mata turun ke hati. Namun, jangan langsung kecil hati kalau kita nggak sesempurna para model. Karena, semuanya bisa disiasati dengan gaya berpakaian keren sesuai bentuk tubuh dan juga tubuh yang terawat. Nah, coba deh, mulai sekarang rajin-rajin mengintip majalah dan website untuk mendapatkan info. Gunting rambut dengan model yang sesuai bentuk wajah dan coba mix and match baju yang kita punya, supaya enak dilihat.
Modal: Good Attitude
Percuma jika penampilan oke, tapi nggak didukung perilaku yang baik. Misalnya, membiarkan kebiasaan jelek seperti menguap sembarangan, menggigit kuku, menunduk saat berjalan dan sebagainya. Cobalah untuk memperbaiki kebiasaan kecil yang kurang baik dari dalam diri kita. Misalnya dengan berjalan tegak, menatap gebetan saat bicara, menyapanya duluan dan bersikap ramah dengan siapa saja. Aura positif yang kita pancarkan ini akan membuat kita ‘terlihat.’
Apa Adanya Saja
Wajar jika kita grogi saat berhadapan sama gebetan. Tapi, kalau sampai terlalu berat, bisa-bisa kita gagal menunjukkan seperti apa aslinya diri kita. Setiap kali bertemu, yang ada pasti hanya saling diam diikuti tatapan malu-malu. Padahal kan, setiap momen bersama dia berharga banget. Pakai kesempatan tersebut untuk ngobrol ringan sama gebetan. Ceritakan tentang minat kita, hobi dan kegiatan sehari-hari kita. Buang jauh-jauh usaha jaga imej biar terlihat sempurna di matanya. Sesekali, lempar dong, jokes dan ekspresi kocak di depan dia. Cowok suka lho, dengan cewek lucu seperti ini. Muthia – Foto: Dok. FeminaGroup
Selasa, 23 Oktober 2012
Masih Menyimpan Barang Pemberian
Setiap barang pemberian mantan pasti punya kenangan. Hadiah-hadiah kecil darinya akan terus mengingatkan kita akan saat-saat masih bersama. Semakin indah memori tersebut, kita makin merasa kehilangan. Kayaknya sudah saatnya mengepak barang-barang pemberian si mantan, deh. Nggak perlu dibuang, cukup ditaruh di tempat yang jauh dari pengelihatan.
Takut Akan Status Jomblo
Nggak mau terima kenyataan kita sudah single lagi. Sudah terbiasa punya pacar yang selalu ada bila kita butuhkan. Takut untuk memulai kehidupan sebagai cewek yang sendiri. Hello, open your eyes! Sendiri bukan berarti hidup kita menyedihkan dan suram, kan? Kita masih punya teman-teman yang bisa diandalkan untuk bantuan. Kita juga bisa coba aktivitas baru yang belum pernah dilakukan. Being single is fun!
Mantan Kelewat Keren
Si mantan ganteng, keren, populer, pintar, dan baik pula. Pokoknya, it boy banget. Rasanya, menyesal harus putus dengan cowok sekeren itu dan pasti susah dapat cowok seperti itu lagi. Eits, buang jauh-jauh pikiran seperti itu. Sekeren-kerennya cowok pasti ada kekurangannya juga. Masih banyak Prince Charming lain yang siap jadi pacar kita. Jadi, jangan menyerah buat cari pacar lagi.
Jadi Stalker
Si mantan sedang apa, ya? Eh, siapa itu cewek yang mention Twitter-nya? Ya, ampun baru putus mantan sudah dekat dengan cewek lain! Duh, ngaku pengin move on, tapi setiap malam kerjaannya cek timeline akun jejaring sosial mantan. Ini dia yang membuat kita jalan di tempat. Parahnya, ini membuat kita semakin terobsesi dengan si mantan. Stop it! Daripada menguntit si mantan, lebih baik kita lihat akun jejaring sosial milik seleb favorit atau gebetan baru. Mungkin saja ada info-info baru yang bisa kita gali. Siapa tahu, bisa sekalian kenalan.
I Love You, But I Hate You
Di depan teman-teman, kita mengumbar kejelekan si mantan. Terus, dengan tegas kita bilang kalau benci dan nggak suka lagi sama dia. Sampai nulis perasaan kita ke mantan di status jejaring sosial. Hati-hati, bisa jadi itu bukan perasaan kita ke mantan, lho. Tindakan kita tadi justru menandakan kita masih cinta banget sama si mantan. Lebih baik, terima saja perasaan suka yang masih tersisa dan nggak perlu menyangkal. Yang namanya putus, pasti butuh proses. Dan, cara aman untuk menghadapinya adalah bersikap biasa saja dan apa adanya. Ayu – Foto: David Shopper/Corbis/ClickPhotos
Disangka Salah Satu Korban PHP
Beberapa orang akan mengasihani atau menganggap kita bodoh karena dekat dengan si tukang PHP. Nggak jarang kita diminta menjauhi si sobat. Karena sering terlihat berdua, teman-teman satu sekolah yakin kalau kita adalah salah satu korban PHP.
Dijutekin Sama Cewek-Cewek
Cewek-cewek yang sedang digebet si sobat merasa tersaingi dengan kehadiran kita. Pasalnya, kita disangka pengganggu hubungan. Pandangan sinis sudah menjadi ‘makanan’ setiap hari. Selain itu, cewek-cewek yang pernah dekat dengan si sobat juga ikutan ngejutekin. Mereka curiga kalau kita adalah penyebab si sobat menjauhi mereka.
Pasaran Turun
Si sobat selalu dekat-dekat dengan kita. Kadang curhat, bercanda, atau sekadar mengajak makan bareng di kantin. Kebersamaan ini membuat gebetan kita menjauh. Mereka berpikir kita sudah jadian dengan si sobat. Jadi, nggak ada yang berani mendekati, deh.
Mulai Ada Berita Miring
Tiba-tiba, kita mendengar gosip soal hubungan kita dengan si sobat. Ada yang bilang kelakuan kita sama saja dengannya alias suka memberi harapan palsu ke cowok lain. Padahal, kita dan sobat murni berteman karena kecocokan sifat. Bukan karena sama-sama suka memberi harapan palsu. Ayu – Foto: AID/Amanaimages/Corbis/ClickPhootos
Malas Melihat Wajah Kita
Eh, bukan berarti wajah kita jelek, lho. Hanya saja gebetan nggak mau berurusan dengan kita lagi. Setiap berpapasan di kantin sekolah, dia selalu memalingkan wajah. Sulit rasanya ngobrol sama dia jika situasinya sudah begini. Mau mendekatinya saja nggak berani.
Pesan Diterima, tapi Nggak Dibalas
Beberapa kali kirim SMS dan BBM nggak dibalas sama gebetan. Ditelepon pun, malah di-reject. Kirim-kirim pesan di wall Facebook, dihapus. Mention di Twitter, dicuekin. Segala daya usaha kita untuk menghubungi si gebetan benar-benar gagal
Ada Orang Lain
Beberapa kali, kita menangkap gebetan sedang asyik ngobrol dengan cewek lain. Di dunia maya pun, ia terlihat dekat dengan satu cewek. Intinya, gebetan nggak segan menunjukkan pada dunia kalau dia sedang dekat sama seorang cewek. Sayangnya, cewek itu bukan kita.
Gebetan Menunjukkan Rasa Nggak Suka
Ia mulai merasa terganggu dengan kehadiran kita. Akhirnya, gebetan pun nggak tahan dan ngomel-ngomel. Minta kita nggak ganggu-ganggu lagi hidupnya. Tampaknya, ia sudah risih, nih, dengan usaha-usaha kita. Kalau sudah begini, berarti saatnya kita menyudahi perjuangan dan memulai usaha dengan mencari gebetan yang baru. Tenaaang, masih banyak kok, cowok yang oke dan potensial buat jadi pacar kita. Ayu – Foto: Bloomimage/Corbis/ClickPhotos
Dari gelagatnya akhir-akhir ini, bisa dibilang gebetan sudah hilang rasa alias ilfil sama kita. Lantas, apa sih, yang menyebabkan gebetan bersikap begini?
Kita Terlalu Semangat
Tiap hari BBM, telepon, SMS untuk bertanya kabar gebetan ternyata bukan bentuk perhatian yang tepat, lho. Buat beberapa cowok, perhatian seperti ini malah dianggap mengganggu dan bikin risih. Si cowok bisa jadi heran sama kita, jangan-jangan kita nggak punya kegiatan karena terlalu sering meneror dia.
Kita Sok Cuek
Demi membuat gebetan penasaran sama kita, kita melancarkan aksi sok cuek. Nah, bisa jadi kadarnya berlebihan, nih. Sampai-sampai dia menganggap kita benar-benar nggak suka sama dia. Makanya, kita jangan terlalu bersikap cuek dan jual mahal ke gebetan.
Kita Mulai Menuntut
Karena sudah merasa yakin dan nyaman sama gebetan, sikap posesif kita mulai muncul. Sedikit-sedikit ngambek sama gebetan, minta jemput kesana kemari, melarang gebetan sering ngumpul bareng sobat adalah beberapa tanda kita mulai menuntut lebih sama gebetan. Padahal, status kita masih sebatas saling naksir dan belum di-upgrade menjadi pacaran. Gawat deh, jadinya. Muthia – Foto: Dok. FeminaGroup
Tukaran nomor telepon, sudah. Saling follow di twitter pun, juga sudah. Tapi, kenapa ya, gebetan nggak pernah menghubungi kita duluan? Kan, gengsi juga kalau harus terus-terusan menghubungi dia duluan. Nanti disangka agresif lagi. Duh, apa ya, yang bikin gebetan begitu?
Masih Malu-malu
Seharusnya sebagai cowok, dia lebih berani buat deket dan ngobrol sama kita ya. Tapi cowok juga punya rasa malu. Namanya juga orang lagi jatuh cinta, pasti banyak groginya. Hihihi...
Bingung Mau Ngobrol Apa
Pasti sudah tahu dong, kalau cowok nggak terlalu pintar basa-basi atau cari topik dibandingkan kita para cewek? Makanya, dia jadi nggak kepikiran tuh, buat menghubungi kita duluan. Malas juga kan, kalau menelepon atau BBM-an tanpa tujuan yang jelas.
Lebih Suka Bertemu Langsung
Percaya atau nggak, ada lho orang yang nggak suka kasih kabar lewat gadget. Bukan berarti dia nggak punya handphone, tapi orang-orang seperti ini merasa lebih nyaman jika bisa bertemu langsung dengan orang lain. Nah, bisa jadi gebetan termasuk dalam tipe seperti ini. Ia lebih suka langsung nyamperin dan ngobrol sama kita. Buat dia bertemu langsung sekalian memberi bonus: bisa memandangi kita dan melihat respon kita. Dewianataria – Foto: Fotosearch
Duh, lagi-lagi korban cowok PHP (Pemberi Harapan Palsu) berjatuhan. Alhasil, bertambah lagi pasukan galau dan sakit hati. Supaya nggak ikutan jadi korban, kenali tujuh ciri cowok PHP berikut ini.
- Menghubungi secara “musiman”. Cowok ini menghubungi kita sesekali aja dan sangat random. Dia bisa intens mendekati selama seminggu, setelah itu menghilang berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan seseolah ditelan bumi. Terus, suatu saat dia bakal kembali hubungin kita dengan modus serupa.
- Nggak menepati janji. “Nanti aku telepon, ya.”, “Kapan-kapan aku ke rumah kamu.” Walaupun dikatakan dengan cukup meyakinkan, namun ‘nanti’ (apalagi ‘kapan-kapan’) ini nggak pernah diwujudkan.
- Jago ngomong dan flirting. Dia nggak canggung berdekatan dengan kita, bahkan bisa dengan lancarnya flirting. Caranya yang smooth dan lihai dalam mendekati, membuat cewek mudah tertarik. Tapi cuma sebatas itu saja, dia nggak pernah membahas perasaan dengan lebih serius.
- Akrab dengan banyak cewek. Dia dekat dengan banyak cewek. Ini bisa dilihat dari keseharian maupun lewat sosial media-nya
- Sikap berubah-ubah. Hampir sama dengan pola dia yang nggak jelas dalam menghubungi kita, sikap dia pun nggak kalah random-nya. Bisa dalam sehari, dia akrab banget sama dia. Eh, keesokan harinya dia seolah amnesia dan melupakan momen tersebut.
- Sikapnya saat di depan teman-teman beda. Di depan orang-orang, dia nggak pernah menunjukkan kedekatan dengan kita. Apalagi menunjukkan rasa suka.
- Nggak mengenalkan kita pada orang yang dekat dengannya. Yup, dia nggak pernah mengenalkan teman dekatnya atau keluarganya.
Minggu, 23 September 2012
hahaha temen gue yg satu ini emg gila yaa, sama gilanya kaya aku, kalo ngmg ga pernah abis kata2 -_-_- jd bbrp hari yang lalu gue bbm-an sama dia, sbnernya bb nya kak dinda sih, soalnya gue males bgt sms pke hp, itung2 kan menghemat pulsa ekekekek~~ jd kmren dia sempet bergombal ria sedikit hahaha, cekidot aja yaa capt nya hohoo
hahaha sekian-_-
Minggu, 09 September 2012
Sabtu, 08 September 2012
huaaaaaaaahhh pusing nih, punya banyak keinginan, tapi............duit? ga ada. jadi gimana dong? huft anak sekolahan kaya gue dapet dari mana duit yg banyak?
Label: Curhat
Sabtu, 18 Agustus 2012
bubar aksel tanggal 13 agustus kemaren adalah....................sore hari yang SANGATSANGATSANGAT berharga bagi gue:') gueeeeee kangennnn bgt sama mereka semua!♥
1. Mama♥ itu pasti......
2. Niki a.k.a Mirwanti Syunikitta, temen gue dari SMP♥
3. Nia a.k.a Nur Amani Adi Putri, temen gue dari SMP yang sangat blakblakan!♥
4. Kak Dinda a.k.a Dinda Alifah, kakak kelas gue dlu dari SMP, dan skrg sekelas sama gue di SMA♥
5. Kak Vanni a.k.a Givanni Trisya Putri, kakak kelas gue dlu pas SMP, skrg dia SMA di Jakarta♥
6. Dek Thaya a.k.a Nada Athaya, adik sepupu gue yang paling nakal! ♥
Label: Curhat
cowok yang paling lo sayang tiba2 pacaran dgn org lain? kebayangin ga sih rasa sakitnya gmn </3
no one can replace u from my heart♥










